Dear Friends in Christ,
BPK Gunung Mulia telah menerbitkan buku dengan judul : "The Living Church." Buku ini ditulis oleh John Stott.
BPK Gunung Mulia telah menerbitkan buku dengan judul : "The Living Church." Buku ini ditulis oleh John Stott.
"Seperti apakah gereja yang hidup itu?John Stot menjelaskan,”Kita memerlukan gereja yang konservatif radikal – ‘konservatif’ dalam arti memelihara (conserve) apa yang dengan terang-terangan dituntut oleh Kitab Suci, ‘radikal’ dalam kaitan dengan kombinasi antara tradisi dan kesepakatan yang kita sebut ‘budaya.’ Kitab Suci bersifat tetap; budaya berubah.”Buku ini merangkum sejumlah ciri-ciri gereja yang “autentik” dan “hidup.” Ciri-ciri itu pasti bersifat Alkitabiah, tidak bergantung waktu, dan perlu dipelihara. Kita semua didorong untuk menjadi gereja yang belajar, memelihara, beribadah, dan memberitakan Injil. John Stott membuka kebijaksanaan Kitab Suci dengan keahlian seorang guru dan menerapkannya dengan hati seorang pendeta. Menjadi gereja yang hidup bukanlah suatu tujuan yang tak mungkin."
Siapakah John Stott itu?
John Stott lahir di London pada tahun 1921 dari pasangan Sir Arnold dan Lady Stott. Dia menyelesaikan study di Rugby School kemudian di Trinity College Cambridge. Di Trinity dia mendapatkan mengambil dua jurusan sekaligus ; Bahasa Perancis dan Theologia.
John Stott lahir di London pada tahun 1921 dari pasangan Sir Arnold dan Lady Stott. Dia menyelesaikan study di Rugby School kemudian di Trinity College Cambridge. Di Trinity dia mendapatkan mengambil dua jurusan sekaligus ; Bahasa Perancis dan Theologia.
John Stott mengikuti training kependetaan di Ridley Hall, Cambridge. Dia mendapatkan gelar doktoral di Lambeth dalam program divinity tahun 1983 dan penghargaan doktoral dari beberapa kampus di Amerika, Inggris dan Kanada... (selengkapnya baca di http://www.langhampartnership.org/john-stott/biography/ )
